
Kalau Anda punya website, jangan aktifkan semua variasi domain karena dapat merugikan SEO website Anda. Kalau pas dibuka ternyata isinya sama persis, cukup pilih satu varian saja!
Yang Hendy maksud variasi domain adalah sebagai berikut:
- nama-domain.com
- www. nama-domain.com
- subdomain. nama-domain.com
Mayoritas web hosting secara otomatis mengaktifkan variasi #1 dan #2 di atas. Memang memudahkan, tapi juga menjerumuskan!
Gunakan Satu Variasi Domain Saja!
Variasi domain dapat menyebabkan satu atau lebih dari penyakit-penyakit berikut:
- Cookies tidak berfungsi.
Apabila Anda menyediakan affiliate program untuk produk Anda, cookies hanya berfungsi di satu variasi domain dan akan “lenyap” begitu pindah ke variasi domain yang lain.
Akibatnya, affiliate Anda kehilangan komisi penjualan dan kecewa.
- Kebocoran nilai ranking di Google.
Dengan domain yang konsisten, search engine tidak akan bingung, URL website Anda yang mana yang akan dimasukkan dalam search listingnya.
- Membingungkan customer & partner.
Saat seseorang ingin ngelink ke website Anda, dia akan bingung mau pakai variasi www atau nggak pakai www.
Dengan backlink di Internet yang campur aduk antara yang pakai www dan tidak pakai, maka link juice yang didapatkan website Anda juga tidak maksimal.
Diagnosa Penyakit Variasi Domain Anda
- Buka di browser:
http://www. nama-domain-Anda .com
- Buka di tab berikutnya:
http:// nama-domain-Anda .com
- Perhatikan apakah kedua tab tersebut tetap pada alamat URL masing-masing.
Apakah kedua tab tersebut membuka website yang sama tapi dengan URL berbeda? Kalau iya, berarti website Anda memiliki masalah ini!
6 Kelebihan Variasi Domain www
Hendy sendiri lebih suka variasi www. NAMA-DOMAIN .com, karena:
- Lebih mudah diingat user.
- Lebih “lumrah” bagi masyarakat Indonesia.
- Mudah diakses. Tinggal ketik NAMA-DOMAIN di browser lalu pencet Ctrl+Enter.
- (Teknis.) Anda bisa menggunakan CNAME untuk subdomain www, sedangkan untuk domain top-level harus menggunakan A record.
- Mengetik www. nama-domain .com di aplikasi word processor akan otomatis membuat hyperlink. Dengan nama-domain.com saja, Anda harus mengetikkan http:// terlebih dahulu.
- Anda bisa menuliskan www.nama-domain.com di kartu nama tanpa harus menyebutkan http://. Orang sudah tahu kalau itu website.
Obatnya: Redirect ke “www.”
“Kalau website saya terkena penyakit ini gimana?” Jangan khawatir, ada obatnya koq yaitu dengan melakukan HTTP Redirect ke URL yang diinginkan.
Hendy akan berikan panduan yang gampang menggunakan cPanel.
(Bila webhosting Anda tidak menggunakan cPanel, silakan tanyakan pada customer support-nya ya)
- Login ke cPanel Anda lalu klik Domain -> Redirects.

-
Isi formnya sebagai berikut:
Type: Permanent (301)
http://: Pilih Domain Anda, misalnya example.com.
redirects to: Masukkan URL Domain yang Anda inginkan, misalnya http://www.example.com/
www redirection: Do Not Redirect www.
Wild Card Redirect: dicentang

Sekarang website Anda akan otomatis mengarah ke variasi www. nama-domain .com meskipun pengunjung (ataupun search engine) masuk lewat http:// nama-domain .com saja.
Semoga posting kali ini bermanfaat bagi Anda. Silakan berbagi pengalamannya ya di kolom komentar!
Related posts:
